Rabu, 18 Februari 2026

Ternyata Hanya Abu

Secara ontologi memang tidak ada hitam atau  putih. Semua hanyalah abu-abu, yang membedakan spektrumnya hanyalah abu-abu yang kehitam-hitaman atau mendekati keputih-putihan. Abu-abu ini sangat kompleks. Sepersekian persen diri kita yang berada di dalam kepala akan sangat berbeda dengan apa yang kita tampilkan di ruang publik. 

Apalah makna di balik kata. Sejatinya kita semua cacat pada hal-hal tertentu dan saling mengimbangi melengkapi untuk hidup bersama. Namun kamu tidak. Aku kira kita berharga. Tidak ternyata. Hanya ego yang terus haus akan pengakuan dan adiksi akan pujian yang dapat kau baca walau orang lain tak mengatakannya. Lukamu menumbuhkanmu hingga sebesar hatimu sekarang. Hati yang kosong, yang kuucapkan bertahun-tahun lalu. Sedangkan di lain waktu aku merasa kamu begitu rumit dengan berbagai keadaanmu. 

Aku sudah merasakannya jauh sebelum aku menyadarinya. Kamu tidak seperti kebanyakan orang. Dari luar mampu kamu tunjukkan betapa hebat dan didambakannya dirimu. Namun aku sudah melihat kesepian mendalam yang terpancar dari dalam dirimu. Kamu memperlihatkannya begitu jelas. Membuat orang bertanya-tanya kenapa orang sehebat kamu merasa sendiri di dunia yang luas ini. 

Kamu menghadirkan diri, mengucapkan kata manis, merelakan waktumu terbuang, hanya untuk pergi tiba-tiba dan menghilang. Kamu memperlihatkan seperti kamu peduli, namun sesungguhnya itu  hanya lubang jebakan supaya koleksimu tidak pergi kemana-mana. Kamu memainkan permainan kanak-kanak seakan menjebak sebanyak mungkin lalu menarik mereka sesuka hati sesuai kebutuhanmu. Mereka mengemis dan memohon kau tarik tanpa sebab. Kamu mendorong ke dalam jebakan itu, dan seakan mengulurkan tangan untuk menolong. Memberikan kesakitan sekaligus obatnya dalam waktu yang sama. Lalu tersenyum bahagia karena yang sudah dijebak malah menikmati pertolonganmu. Terlalu cerdas otakmu merencanakan sesuatu yang terlalu naluriah. Otakmu memang berbeda. Kamu tidak seperti kebanyakan orang pada umumnya, lukamu menumbuhkan hidupmu. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar