Setelah lelah aku banyak menggerutu
Setelah lelah hatiku semakin tak menentu
Setelah lelah aku baru tahu
Mengaharap seseorang akan memelukmu?
Tidak, ia hanya bertanya kenapa, dan jenuh
Baginya tangisan hanyalah bukti kelemahan
Baginya lelah ini sudah menjadi kewajiban
Karena baginya ia pun juga telah merasakannya
Oh, dunia
Untuk apa hidup berdua
Untuk apa dulu dipersatukan
Untuk apa bila semua ini hanyalah u u u
Ujung ujungnya uang
Mungkin baginya uang segalanya
Menjadikan semua orang di sisinya bahagia
Membuat hidup tentram aman sejahtera
Oh, dunia
Aku kecewa
Aku luluh lantak
Baginya baginya dan bagi yang lainnya
Perasaan ini berlebihan
Perasaan ini bukan hal yang penting
Padahal rasa ini adalah fitrah
Hei, baru ku sadari
Hatinya telah digerogoti
Pada akhirnya kesalahan selalu berada di pundakku ini
Hei kekasih
Berbahagialah dengan urusanmu sendiri
Kuterima dengan lapang hati
Satu doaku
Semoga hati ini takkan mati
dan
Semoga lelah ini tak kan menjadi benci
Tidak ada komentar:
Posting Komentar