Minggu, 27 Juni 2021

terlalu banyak kataku

hai kekasihku
kini yang kulihat mulai jelas
banyak hal tentang dirimu yang belum kutau
kini satu persatu aku mulai mengerti

hai kekasihku
sesungguhnya sesuatu yang berusaha ditutupi
akan semakin terlihat jelas dari sini

hai kekasihku
kenapa kau tak pernah jujur padaku

hai kekasihku
kau terlalu membuatku seperti putri raja
yang bermandikan kasih sayang tiada tara

hai kekasihku
andai esok tidak akan berubah
maukah kau mendengarkanku suatu kisah? 

hai kekasihku
apakah semua ini cukup untukmu? 

hai kekasihku
apakah kau tau hal yang paling kutakutkan?

hai kekasihku
sesungguhnya apa yang engkau pikirkan?

hai kekasihku
aku tak pernah melihatmu bermandikan peluh
aku tak pernah melihatmu di matamu
aku tak pernah mendengar kata hatimu

tapi kekasihku, kau jauh lebih dari itu
semua bukan tentang kata-kata
bila bersamamu, semua bukan tentang waktu
kau bukan perasaan yang meminta
kau bukan seorang yang dikendalikan oleh rasa

hai kekasihku
sejujurnya aku melihat kebalikanku padamu
kau menjadi bukan diriku
dan itu yang membuat tawaku pecah saat kau mulai berkata-kata

hai kekasihku
tanpa kusadari
kau terus membuatku tertawa
walau aku tak dapat melihatmu di matamu
tapi sesungguhnya aku telah jatuh
sesungguhnya aku mengagumi semuanya

hai kekasihku
aku tak ingin membuat janji denganmu
karena kau lebih menyukai bukti
kau tak pernah begitu banyak kata
tapi terus bertindak nyata

hai kekasihku
terima kasih,
walau kau tak datang malam ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar