kini yang kulihat mulai jelas
banyak hal tentang dirimu yang belum kutau
kini satu persatu aku mulai mengerti
hai kekasihku
sesungguhnya sesuatu yang berusaha ditutupi
akan semakin terlihat jelas dari sini
hai kekasihku
kenapa kau tak pernah jujur padaku
hai kekasihku
kau terlalu membuatku seperti putri raja
yang bermandikan kasih sayang tiada tara
hai kekasihku
andai esok tidak akan berubah
maukah kau mendengarkanku suatu kisah?
hai kekasihku
apakah semua ini cukup untukmu?
hai kekasihku
apakah kau tau hal yang paling kutakutkan?
hai kekasihku
sesungguhnya apa yang engkau pikirkan?
hai kekasihku
aku tak pernah melihatmu bermandikan peluh
aku tak pernah melihatmu di matamu
aku tak pernah mendengar kata hatimu
tapi kekasihku, kau jauh lebih dari itu
semua bukan tentang kata-kata
bila bersamamu, semua bukan tentang waktu
kau bukan perasaan yang meminta
kau bukan seorang yang dikendalikan oleh rasa
hai kekasihku
sejujurnya aku melihat kebalikanku padamu
kau menjadi bukan diriku
dan itu yang membuat tawaku pecah saat kau mulai berkata-kata
hai kekasihku
tanpa kusadari
kau terus membuatku tertawa
walau aku tak dapat melihatmu di matamu
tapi sesungguhnya aku telah jatuh
sesungguhnya aku mengagumi semuanya
hai kekasihku
aku tak ingin membuat janji denganmu
karena kau lebih menyukai bukti
kau tak pernah begitu banyak kata
tapi terus bertindak nyata
hai kekasihku
terima kasih,
walau kau tak datang malam ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar