Senin, 03 Februari 2025

Tentang kamu yang kesekian kalinya

Berkali aku terbangun dari lelap tidurku

Lagi-lagi kamu membangunkanku

Berada di setiap selingan mimpiku

yang entah darimana datangnya


Sudah tak pernah terpikirkan olehku

Datangmu selalu tiba-tiba

Membuat jantungku berdebar saat mengingatnya


waktu itu

saat terindah

walau tak dapat terulang kembali

teringat jelas membekas


tak lagi ada penyesalan

walau tak dapat bersama

memori yang kumiliki hanya sebagai pemanis

walau sebenarnya kamu juga mungkin tak merasakannya


tau bahwa hanya aku yang sendirian merasakannya

membuatku tersenyum 

tersadar bahwa aku bersama diriku

menikmati adanya tentang kamu


rasa ini seperti menyiksa dari luar

tapi terus berbunga di dalam


entah kesalahan siapa

kita tidak dipersatukan dalam takdir dunia

akankah masih teringat hingga abadi

kamu memang sangat menggoda


sayangnya lama-lama wajah itu memudar dalam ingatan

sambil berada dalam dunia yang ditakdirkan

terus berandai tentang waktu itu

asalkan kta berjalan di jalan yang sama

sayangnya semua yang kita tentukan tak memiliki jalur yang sama


lagi-lagi masih mengingat waktu itu

sangat singkat

tapi membekas jelas

walau bukan aku sendiri yang menikmatinya

akhirnya memang bukan kamu jalan terbaik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar