Berkali aku terbangun dari lelap tidurku
Lagi-lagi kamu membangunkanku
Berada di setiap selingan mimpiku
yang entah darimana datangnya
Sudah tak pernah terpikirkan olehku
Datangmu selalu tiba-tiba
Membuat jantungku berdebar saat mengingatnya
waktu itu
saat terindah
walau tak dapat terulang kembali
teringat jelas membekas
tak lagi ada penyesalan
walau tak dapat bersama
memori yang kumiliki hanya sebagai pemanis
walau sebenarnya kamu juga mungkin tak merasakannya
tau bahwa hanya aku yang sendirian merasakannya
membuatku tersenyum
tersadar bahwa aku bersama diriku
menikmati adanya tentang kamu
rasa ini seperti menyiksa dari luar
tapi terus berbunga di dalam
entah kesalahan siapa
kita tidak dipersatukan dalam takdir dunia
akankah masih teringat hingga abadi
kamu memang sangat menggoda
sayangnya lama-lama wajah itu memudar dalam ingatan
sambil berada dalam dunia yang ditakdirkan
terus berandai tentang waktu itu
asalkan kta berjalan di jalan yang sama
sayangnya semua yang kita tentukan tak memiliki jalur yang sama
lagi-lagi masih mengingat waktu itu
sangat singkat
tapi membekas jelas
walau bukan aku sendiri yang menikmatinya
akhirnya memang bukan kamu jalan terbaik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar