“Nanti”
oleh Arsyazieq
Aku mempercayaimu
diriku, iya, kau
yang ada dalam diriku..
Sadarlah.. bukankah kau begitu naïf..
Menempatkan dirimu pada tempat yang rumit..
Ku jelaskan sekali lagi
bahwa ini bukanlah suatu kepedihan..
Dan harus kau tahu,
dalam diriku ini terdapat
kebimbangan, akan dibawa kemana tubuh yang penuh dengan rasa keingintahuan yang
dipendam ini..
Menghambat respon sensasi dengan cepat, tanpa tahu bagaimana jalan yang benar untuk
mencapainya..
Mereka bilang aku kuat,
ada yang bilang aku bodoh..
Bagaimana sesungguhnya
aku? Adalah aku yang penuh dengan rasa penasaran akan diriku sendiri, sampai
mana batasku untuk menikmati kedamaian yang tak berpetualang ini..
Aku memang sudah
tenang, tapi seseorang dalam diriku ingin melakukan lebih dari ini..
Untukmu yang akan
bersamaku, bolehkah aku meminta dirimu, dan bukan hanya hatimu, bahkan aku
ingin memiliki ketajaman pemahamanmu..
Dengan terus mengagumi
kelebihanmu, semua ini tak dapat berhenti di sini saja..
Aku bahkan hatiku terus
berteriak, menginginkan sesuatu yang bermakna yang tak diinginkan oleh banyak
orang..
Bergemuruh ingin segera
diwujudkan..
Hai orang yang akan
mendampingiku, semoga engkau memiliki banyak kesabaran untuk menghadapi bocah sepertiku..
Aku hanyalah seseorang
yang lemah, sering merindu akan saat-saat
sederhana, dan terkadang lupa untuk tersenyum..
Hai seseorang yang
menginginkanku, jangan mendengarkan kata-kata mereka, karena aku sangatlah berbeda dari apa yang
mereka katakan..
Semoga kau tidak kecewa
dan terus berbahagia saat bersamaku kelak..
Untuk seseorang yang
akan menemani masa tuaku, kau harus tegas padaku, aku begitu lembek hingga
menjadi seseorang yang lebih suka tidur dan menjadi pemalas..
Kau akan menemaniku
seperti anak kecil yang terus berlari walau ibu menyuruhnya untuk berhenti.. jadilah teman yang setia mendengarkan ocehanku..
Karena ocehan sangat membosankan, dibenci olehmu
adalah ketakutan terbesarku..
Ini hanya pemikiranku,
semoga engkau mengerti dan memahami, bagaimana diri ini terus berdiri kuat
dibalik hati yang lemah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar